Thursday, 6 February 2014

caleg gerindra mengeluarjan dana kampanya terbesar di indonesia

        
rahmadi news: jaringan pendidikan pemilih untuk rakyat (jppr) melakukan pengkajian terhadap pelaporan dana kampanye partai politik peserta pemilu 2014 dan juga para calon dan juga para calon anggota legilatif



Hasil kajian ini, JPPR menemukan caleg dari Partai Gerindra, yakni Hendriata Magda Shelly Wullur, tercatat mengeluarkan biaya kampanye terbesar dibanding caleg dari partai lain.

“Bentuk sumbangan dana kampanye ke partai berupa jasa senilai Rp6.507.000.000,” kata Menko Program JPPR Sunanto di kawasan Manggarai, Jakarta Selatan, Rabu 5 Februari 2014.

Sunanto menjelaskan, Hendriata memiliki latar belakang sebagai pengusaha. Kemudian, terdaftar di daerah pemilihan (dapil) Sulawesi Utara, nomor urut 5. “Sumbangan yang berupa uang, dan barang nol,” ujarnya.

Sunanto melanjutkan, caleg dengan pengeluaran terbesar kedua ditempati  H Andi Ridwan Wittiri dari PDI Perjuangan dengan angka Rp 5.200.000.000. Rinciannya, Rp500 juta dalam bentuk uang, dan Rp4.700,000.000 berupa jasa. Sedangkan, bentuk sumbangan barang tidak ada. “Terdaftar di dapil Sulawesi Selatan I, dengan background sebagai pengusaha,” ujarnya.

Sementara itu, caleg yang paling sedikit mengeluarkan biaya kampanye atau sumbangan ke partai politik namun tetap masuk sepuluh besar caleg dengan biaya tertinggi di tempati H Otong Abdurrahman dari PKB. Otong merupakan caleg incumbent, yang akan bertarung di dapil Jabar XI. Biaya yang dia keluarkan mencapai Rp438.090.000. Semuanya berupa jasa.

Lebih jauh, JPPR mencatat Partai Nasdem merupakan satu-satunya partai politik yang tidak mempunyai laporan penerimaan sumbangan calon legislatif. Sementara itu, caleg-caleg dari partai lain mengeluarkan biaya kampanye tertinggi Rp3 miliar.

Berikut daftar caleg dengan biaya tertinggi di masing-masing partai politik sesuai dengan temuan JPPR:

1. Partai Gerindra, Rp6.507.000.000 atas nama Hendriata Magda Shelly Wullur, SH, MH
2. Partai PDIP, Rp 5.200.000,000 atas nama Andi Ridwan Wittiri
3. Partai Demokrat, Rp3.816.000.000 atas nama Sutor Siregar
4. PKB, Rp 2.140.944.000 atas nama Leni Haryati John Latief
5. Partai Hanura, Rp 1.881.700.000 atas nama Jahrian
6. PBB, Rp 1.611.100.000 atas nama Dasril Hasibuan
7. PAN, Rp1.597.425.000 atas nama Moh Gempar Soekarnoputra
8. PKPI, Rp1.038.465.000 atas nama Mustafa Kamal
9. PPP, Rp1.004.709.700 atas nama Nur Hayati
10. PKS, Rp846.500.000 atas nama M Syahfan Badri S
11. Partai Golkar, Rp. 767.040.500 atas nama Andi Achmad Dara
12. Partai Nasdem tidak ada laporan penerimaan sumbangan caleg.


Wednesday, 5 February 2014

waspada: sms yang bermodus undian


   

Telkomsel menghimbau masyarakat agar tidak mudah terpancing, lebih waspada, serta lebih cerdas dalam menyikapi modus penipuan yang terjadi akhir-akhir ini.

Adita mengatakan, terkait program layanan produk ataupun promosi berhadiah, Telkomsel selalu menggunakan mekanisme pemberitahuan resmi, di antaranya melalui surat resmi, pemberitaan di media massa nasional, informasi di GraPARI terdekat, Call Center Telkomsel, serta website www.telkomsel.com.

Dalam program promosi berhadiah, ditambahkan Adita, Telkomsel akan menanggung 100 persen pajak hadiah pemenang. Artinya, pemenang tak akan dipungut biaya sepeserpun. Jika terdapat permintaan kepada pelanggan untuk membayar sejumlah biaya, hal itu dipastikan motif penipuan.

Anak usaha Telkom itu juga menegaskan akan terus menangani SMS dan website penipuan dan klarifikasi kepada pelanggan yang mengeluhkan permasalahan.

"Kami juga akan segera menindaklanjutinya berbagai bukti pelanggaran yang dilakukan oleh oknum tertentu terkait SMS dan website penipuan tersebut ke pihak berwajib," tambah Adita.

Pelanggan diminta mengonfirmasi dugaan penipuan yang berkedok nama Telkomsel melalui layanan call center 24 jam, yakni menghubungi 133 (KartuHalo), 155 (Simpati), 188 (Kartu As) atau 08071811811.

Di samping itu, pelanggan juga dapat mengirimkan e-mail pertanyaan ke cs@telkomsel.co.id atau konfirmasi melalui 

Tuesday, 4 February 2014

demokrat sindir pks dan pdip



rahmadi news:
menurut ramadhan pohan"Koalisi Demokrat PDIP malah lebih enak. PDIP jelas, A kata ibu Mega, A ke bawah. Dari pada PKS nggak jelas, kayak Fahri (Fahri Hamzah) sampai sekarang ngantemin saja," ujarnya di DPR RI, Jakarta. Senin 3 Februari 2014.

Mengenai pemerintahan, pendiri Demokrat SBY pernah bersama dalam kabinet Gusdur. "Saat itu kan Pak SBY menkopolhukam. Bu Mega kan Wakil Presiden sebelum akhirnya mundur," paparnya.

Pembicaraan koalisi ini akan dilanjutkan pasca pemilihan legislatif mendatang. "Setelah Pileg disitu akan terjdi komunikasi politik. Pembicaraan ini bukan sekedar basa basi tapi sudah real. Siapa yang bersama siapa," tegasnya.

Mengenai apa PDIP bersedia atau tidak dalam koalisi nanti ia tidak bisa memastikan. "Ini bukan soal diajak, Komunikasi politik dulu. Dari dulu kita udah beranggapan pelihatkan PDIP akan lebih mudah untuk bekerja sama. A dibibir A dihati," katanya.


Monday, 3 February 2014

demokrat iri : jokowi kalah komplit di banding dahlan dan gita

demokrat iri:



rahmadi news: nama  gubernur dki jakarta joko widodo, masih unggul  dalam riset berbagai  lembaga survei di indonesia.meski begitu. hasil tersebu tidak memengaruhi partai demokrat untuk menggelar konvensi untuk mencari capres.

"bandingkan denga gita wirjaman & dahlan iskan jokowi kalah komplit. ini di lihat dari segi pengalamannya dan kiprahnya" kata wakil sekretaris jenderal , dpp partai demokrat. ramadhan pohan.senin 3 febbuary 2014

menurut ramadha. jokowi tidak sebanding dengan dahlan iskan. sosok ini lebih senior  dari pada jokowi.

untuk usia yang tak terlau jauh jokowi bahkan tidak sebanding dengan gita wirjaman. gita memiliki pengalaman yang lebih komplet, di level nasional maupun level internasional di bandingkan jokowi.

"di bandingkan yang lebih senior. seperti pak dahlan. makin terbenamlah jokowi. tak berdaya seperti jakarta di guyur banjir" ujarnya.

politisi senior demokrat ini mengatakansat ini partainya semakin solid.
partainya sudah semakin siap dalam pemilihan legislatif hingga presiden beberapa bulan yang akan datang.

"sekitar 2 bulan ini akan ada boom politik besar  terkait capres" ujarnya.

by rahmadi putra( kirim komentarnya ya)

kumpulan cerita pendek terbaru 2014

                                                 sepedaku

     

hari itu aku pergi naik sepeda mini berwarna biru ke toko buku. sampai di toko, sepeda ku parkir di depan toko itu. setelah selesai membeli buku, aku keluar.
ketika itu aku melihat sepedaku di bawa orang. "hai pakk! itu sepeda saya!" aku berteriak.
bapak itu berhenti lalu berkata, "bukan ini!itu di sana sepeda kamu" setelah ku lihat. o iya.......
ya..... itu dia sepedaku. aduh malu sekali aku...........




                                 anting-anting jepit

aku selalu memakai anting-anting jepit ke sekolah. pada suatu hari anting-anting jepit ku hilang.
suatu istirahat aku aku sibuk mencarinya, sampai kebawah meja. tapi, hasilnya tak ada.aku kecewa.
keesokan harinya aku menemukan anting tersebut. ternyata, terlepas dan jatu ke baju seragamku
sendiri.
ketika seragam hendak dicuci, antingku di temukan kembali. "syu kurlah"
 

by : rahmadi(dibuat komentarnya yah)
                               

Sunday, 2 February 2014

jokowi di desak calonkan menjadi capres

jokowi di desak oleh salah satu kader partai pdip untuk nyapres












Menurut Budi, 95 persen kader PDI Perjuangan di seluruh Indonesia mendukung Jokowi maju sebagai Capres. Namun, PROJO sangat menghormati hak prerogatif Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri untuk menetapkan Capres.

"Kita tahu Pak Jokowi siap. Tapi kan masyarakat belum tahu apakah Jokowi akan maju sebagai Capres atau tidak. Apakah dukungan yang begitu luas dan besar kepada Jokowi akan kandas di tengah jalan," ungkap dia.

Oleh karena itu, Budi menyatakan kepastian dari Ketua Umum Megawati Soekarnoputri mengenai siapa Capres PDI Perjuangan sangat diperlukan. Apalagi nama Jokowi sudah unggul di 17 survei.

"DPD dan DPC dari Sabang hingga Marauke mendukung Jokowi sebagai Capres PDIP. Tinggal kita menunggu pernyataan kesiapan dari Pak Jokowi karena itu sangat penting dan dinantikan oleh masyarakat," kata dia.

PROJO juga menyarankan agar Ketua Umum PDI Perjuangan tidak memaksakan diri maju sebagai Capres.

"Memaksakan Bu Mega menjadi presiden merupakan upaya yang sistematis membenturkan masyarakat dengan Bu Mega," kata dia. (eh)